Sehelai Daun

Sungguh,

Pohon menjulang tinggi itu mungkin
tak pernah melirik dan

mungkin tak sempat menyapa

Terpanggang terik surya, terbakar mentari sore

terpaan angin dan hujan kerap datang

sinar matahari mulai menembus setiap celahnya

Namun,

Ia tak pernah membenci surya ataupun angin

yang membuatnya terenggut dari tangkai pohon

melepaskan pohon indahnya

Sehelai daun kering bergoyang berputar jatuh terserak

Menutupi luka tanah yang kering merekah

Berguguran dibelai angin senja bersusulan
Beradu dengan bumi

Meski kini hanya sampah belaka

Tapi daun masih punya rasa

Rasa ingin dicinta, disayang

Dan dimanja

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: