Teriak Riang Karena Punggung Terpanggang

 

Terang riang suara siang
Mengumbar ranah diantara malang
Hinggar kobar bakar pematang
Binggar liar lantakkan senang

Sekujur berliur
Keringat pedas mengguyur
Diantara rasa diantara raga
Tak elak penat buyarkan asa

Pahit memang
Tapi apalah ini hanya ngiang
Diantara fana tak memberi ceria
Diantara sementara singgah dunia

ESA…
Sembahku padaMU karna ku hampa
Tak berisi meski nyali membaji
Tak berdaya meski mata runcing mencaci

Ini hanya lantunanku
Diantara anugerah terik di punggungku
Diantara pedih guyur keringat pedasku
Diantara penat goyahkan tekatku

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: